setakat ni,masih tiada idea utk post ape2..cuma kali ni,just nak share sesuatu.. :)
........................
Segala puji-pujian bagi Allah Tuhan Seru Sekelian Alam, Pencipta langit dan bumi, Pentadbir sekelian makhluk, Pengutus para Rasul SAW kepada orang-orang yang mukallaf, untuk memberikan hidayah kepada mereka dan menerangkan syari‘at agama, dengan dalil-dalil yang putus (yang yakin) serta bukti-bukti yang jelas. Saya memujiNya atas segala nikmatNya dan saya berdoa kepadaNya tambahan kurniaanNya dan kemurahanNya. Saya bersaksi bahawa tiada Tuhan kecuali Allah, Tuhan Yang Maha Esa, Maha Perkasa, Maha Pemurah lagi Maha Pengampun.
Sebenarnya sudah lama saya ingin kongsi kisah saya ini dengan sahabat-sahabat sekalian. Tapi, setiap kali laptop saya buka, jari ini jadi kaku untuk menulis. Tapi akhirnya saya nekadkan juga untuk menulis tentang ini. Hati saya bagai ditarik-tarik untuk menulis. Saya sudah tidak berdaya untuk pendam segalanya. Saya bimbang jika makin saya pendam, saya akan makin tersiksa dalam dunia saya sendiri. Doa saya semoga Allah SWT ampuni saya atas segala apa yg saya lakukan ini. Apa yang akan saya coretkan ini adalah sekadar buat tatapan sahabat-sahabat sekalian.
Ia adalah pengalaman saya sendiri. Ia hadir dari lubuk hati saya sendiri. Bukan fantasi atau rekaan semata. Saya tidak bermaksud untuk mengeluh apatah lagi mengingkari apa yang telah Allah SWT tetapkan kepada saya dan kita semua orang yang beriman denganNya. Kisah ini saya ceritakan supaya apa yang saya lalui tidak berlalu begitu saja tanpa saya kongsi dan tanpa saya rekodkan sebagai panduan bagi diri saya sendiri untuk hari-hari kemudian. Ianya terjadi sewaktu saya berada dalam tahun 2 diploma dan si dia berada dlm tahun akhir diploma. Kebetulan kami belajar di tempat yang sama dan dalam jurusan yang sama di Bangi. Sebenarnya sudah lama saya ingin kongsi kisah saya ini dengan sahabat-sahabat sekalian. Tapi, setiap kali laptop saya buka, jari ini jadi kaku untuk menulis. Tapi akhirnya saya nekadkan juga untuk menulis tentang ini. Hati saya bagai ditarik-tarik untuk menulis. Saya sudah tidak berdaya untuk pendam segalanya. Saya bimbang jika makin saya pendam, saya akan makin tersiksa dalam dunia saya sendiri. Doa saya semoga Allah SWT ampuni saya atas segala apa yg saya lakukan ini. Apa yang akan saya coretkan ini adalah sekadar buat tatapan sahabat-sahabat sekalian.


